ARTIKEL_Azka Fatharrayza/XI MIPA 1

 Dampak Internet dan Sosial Media dalam Kehidupan Remaja: Apakah Bermanfaat atau Sebaliknya?

Azka Fatharrayza/XI MIPA 1


https://smarteschool.id/berita/apa-itu-jaringan-internet



Saat ini, dunia sedang mengalami perkembangan teknologi yang sangat pesat. Pada zaman sekarang, sudah menjadi hal yang lumrah untuk melakukan berbagai macam aktivitas dengan melalui teknologi. Dengan mudahnya cara mengakses internet dan sosial Media. Banyak orang dari berbagai kalangan yang dapat mencari informasi dan melakukan berbagai aktivitas lainnya. Salah satu dari kalangan orang-orang tersebut adalah para remaja.

Menurut Dr. H. Dasad Latif, sosial media adalah fenomena lain yang muncul seiring dengan perkembangan teknologi dan inovasi di Internet. Saya selaku seorang remaja, paham betul tentang pentingnya teknologi pada masa kini. Dengan berbagai kegunaan dari internet dan sosial media yang dapat dijadikan alternatif berbagai hal. Para remaja dapat dengan mudah mengakses internet dan sosial media. Namun beberapa kalangan masih mempermasalahkan tentang  mudahnya kegunaan internet dan sosial media. Yang mana dapat menimbulkan berbagai dampak-dampak yang positif maupun negatif. Ada beberapa aspek  yang sangat terpengaruh oleh munculnya internet dan sosial media.

Salah satu dampak positif terbesar dari internet dan media sosial adalah kemudahan akses terhadap informasi. Hanya dengan sentuhan jari, pengguna dapat menemukan berbagai informasi, mulai dari berita terkini hingga materi pembelajaran. Hal ini memberikan kesempatan yang luas bagi para remaja  untuk belajar dan meningkatkan pengetahuan tanpa batasan waktu dan tempat. Misalnya, banyak orang yang kini dapat mengakses kursus daring dari universitas terkemuka, yang sebelumnya hanya bisa diikuti oleh mereka yang tinggal di dekat kampus tersebut.

Selain itu, media sosial memungkinkan kita untuk berinteraksi dengan banyak orang dimanapun dan kapanpun. Yang mana memungkinkan para remaja untuk bersosialisasi dengan adanya platform seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp, komunikasi menjadi lebih mudah dan cepat, meskipun jarak yang memisahkan. Ini sangat membantu dalam menjaga hubungan keluarga dan persahabatan yang jauh para remaja.

Tidak hanya itu, internet dan media sosial juga telah menjadi platform penting untuk pemberdayaan ekonomi. Dilansir dari Indonesian Journal of Society Engagement, banyak usaha kecil dan menengah yang dapat menggunakan sosial media untuk memasarkan produk dan jasa mereka. Melalui sosial media, mereka dapat menjangkau lebih banyak pelanggan tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk membuka toko fisik. Hal ini tentu saja memberikan peluang besar, terutama bagi para remaja zaman sekarang yang memiliki sifat yang penasaran dan ingin mencoba hal-hal baru. Mereka jadi bisa mencoba membuka usaha yang mana akan memberikan manfaat bagi kehidupan mereka.

Namun, di balik semua manfaat tersebut, ada beberapa dampak negatif yang perlu diperhatikan. Salah satu yang paling meresahkan adalah penyebaran informasi palsu atau hoaks. Media sosial sering kali menjadi tempat penyebaran berita palsu yang dapat menyesatkan masyarakat. Ketika hoaks menyebar tanpa kontrol, hal ini bisa memicu ketegangan sosial dan mengancam kestabilan masyarakat. Selain itu, informasi yang salah juga dapat merugikan individu atau kelompok tertentu.

Selain penyebaran hoaks, dampak negatif lainnya adalah pengaruh internet dan media sosial terhadap kesehatan mental. Banyak penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang berlebihan dapat memicu kecemasan, depresi, dan perasaan rendah diri. Ini sering kali terjadi di antara para remaja zaman sekarang.

Masalah privasi dan keamanan data juga menjadi perhatian utama. Pengguna internet dan media sosial sering kali tidak menyadari bahwa data pribadi mereka dapat disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kasus pencurian identitas, penipuan daring, dan penyalahgunaan data untuk kepentingan komersial adalah beberapa contoh masalah yang muncul akibat kurangnya perlindungan privasi. Regulasi yang lebih ketat diperlukan untuk memastikan keamanan data pengguna dan mencegah penyalahgunaan informasi pribadi.

Para remaja yang masih terbilang polos dan labil tentu harus waspada terhadap dampak-dampak negatif. Dimana lebih mengkhawatirkan lagi remaja di Indonesia tidak memilah informasi mereka. Dilansir dari Detik.com Indonesia menempati peringkat 70 dari 80 negara dengan skor literasi membaca 359. Indonesia masih kalah dengan negara Asia Tenggara lain yakni Thailand di posisi 63 dengan skor 379 dan Malaysia di posisi 60 dengan skor 388, serta Brunei Darussalam di posisi 44 dengan skor 429. Jadi untuk membaca dengan benar saja berita atau informasi saja masih sulit, tetapi kebanyakan dari remaja zaman sekarang malah menyebarkan informasi palsu tanpa mengecek kebenarannya.

Dari hal-hal tersebut dapat disimpulkan bahwa memiliki berbagai dampak bagi para remaja. Dengan banyaknya dampak positif yang bermanfaat, seperti membuka akses untuk mencari informasi seluruh dunia dengan sentuhan jari. Masih ada dampak negatif yang mencemaskan apalagi di kalangan remaja. Namun, hal yang harus kita lakukan bukanlah menutup semua sumber sosial media. Yang harus kita lakukan adalah bijak dalam penggunaan sosial media tersebut. Karena sosial media bisa menjadi alat yang memudahkan kita, bisa juga menjadi bumerang yang menyusahkan kita.




Sumber Rujukan:


Fahri Zulfikar. 2023. Top 10 Skor Literasi Membaca Tertinggi di PISA 2022, Tetangga RI Nomor 1. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7096531/top-10-skor-literasi-membaca-tertinggi-di-pisa-2022-tetangga-ri-nomor-1. Di unduh pada tanggal 18 September 2024, pukul 06:55.


Shanti Darmastuti. 2021. Pengenalan Media Sosial Untuk Menciptakan Peluang Ekonomi. https://www.jurnal.lkd-pm.com/index.php/IJSE/article/download/32/176. Di unduh pada tanggal 18 September 2024, pukul 07:02.


Latif, Dasad. 2022. Media Sosial, Suatu Alternatif. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.


Komentar