ARTIKEL_Fahrezy Khairu Ghassani/XI MIPA 1
Menjaga Kesehatan dengan Menjaga Kebersihan Lingkungan
Fahrezy Khairu Ghassani/XI MIPA 1
Dalam menjaga kesehatan, terdapat banyak faktor-faktor yang dapat menghindari kita dari penyakit. Salah satunya merupakan kebersihan lingkungan yang disekitar kita. Cara kita memperlakukan lingkungan memiliki konsekuensi besar bagi masa depan. Lingkungan di sekitar kita bukan hanya rumah tetapi juga segala sesuatu yang membuat kita tetap hidup. Oleh karena itu kita perlu waspada terhadap penyakit yang dapat timbul pada lingkungan kita. Lalu, bagaimana bisa kebersihan lingkungan dapat mencegah penyakit? Ini karena penyakit dapat bersarang di tempat yang kotor atau tidak higienis. Hal tersebut, dikenal dengan istilah ‘Lingkungan bersih hidup sehat’.
Lingkungan bersih hidup sehat mempunyai arti lingkungan yang jauh dari kondisi yang menimbulkan penyakit. Lingkungan yang bersih akan menunjang terwujudnya hidup sehat maupun secara fisik maupun mental. Makna dari lingkungan bersih hidup sehat adalah lingkungan yang kita tempati memberikan kesan baik terhadap indra dan memberikan makna kesehatan. Menurut CNN Indonesia, Mayoritas masyarakat Indonesia ternyata tak peduli akan kebersihan. Hal itu berdampak pada lingkungan sekitar dan juga kesehatan. Dari data riset Kementerian Kesehatan diketahui hanya 20% dari total masyarakat Indonesia peduli terhadap kebersihan dan kesehatan. Ini berarti, dari 262 juta jiwa di Indonesia, hanya sekitar 52 juta orang yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekitar dan dampaknya terhadap kesehatan.
Lingkungan yang ditempati juga dapat mendukung dan mempengaruhi kehidupan diri manusia. Jika lingkungan yang ditempati, masyarakatnya membiasakan hidup sehat, tentunya ini akan menimbulkan kesan yang baik bagi diri sendiri dan masyarakat. Tetapi sebaliknya jika anda tinggal di sekitar masyarakat yang membiasakan hidup kotor dan suka membuang sampah sembarangan akan mempengaruhi sekitarnya pada kedepannya. kondisi seperti ini harus anda hindari jika sudah berkeluarga karena lingkungan seperti ini dapat mempengaruhi pemikiran anak anda. Sebuah lingkungan yang bagus juga dapat menyediakan manfaat untuk orang yang disekitarnya. Berikut adalah manfaat yang dapat diambil dari menjaga kebersihan di lingkungan sekitar kita;
Lingkungan sehat dapat menghindari kita dari berbagai penyakit
Kebersihan selalu identik dengan kesehatan. Artinya, manfaat menjaga lingkungan yang pertama adalah membuat kesehatan kita tetap terjaga. lingkungan bersih saja tidak lantas membuat tubuh tidak mudah sakit. Bahkan kalau kita tidak berusaha menjaga kebersihannya. Lingkungan yang tidak bersih menjadi tempat terbaik untuk sarang nyamuk. Belum lagi dengan berbagai bakteri yang turut hidup di dalamnya. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengungkapkan, menjaga kebersihan lingkungan, seperti tempat tinggal, sekolah, dan rumah ibadah, masyarakat dapat menghindari penyakit demam berdarah dan hepatitis A. Tetanus, kolera, dan demam tifoid berpotensi muncul pada lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya.
Kebersihan lingkungan merupakan hal yang sangat penting dan harus diperhatikan karena kebersihan lingkungan juga akan mempengaruhi tingkat Kesehatan seseorang. Kebersihan lingkungan juga akan mempengaruhi Kesehatan serta nilai individu seseorang, hal yang sangat berpengaruh diantaranya kebudayaan, sosial, budaya dan keluarga. Jika lingkungan bersih maka akan terlihat indah, terasa nyaman serta terhindar dari bau maupun kuman yang menyebabkan penyakit (Sugiyono, 2010)
Lingkungan Sehat Berkaitan dengan Kesehatan Mental
Tidak hanya kesehatan fisik saja yang terjaga ketika kamu memiliki lingkungan yang bersih. Lingkungan yang sehat juga memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan mental seseorang. Udara yang bersih, air yang bersih, banyaknya ruang hijau dan sanitasi dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang. Meningkatkan kualitas hidup tentu akan membuat seseorang terhindar dari kesehatan mental. Joseph Ferrary, seorang profesor psikologi dari Universitas DePaul University, Chicago, dalam sebuah penelitian tahun 2016 menjelaskan bahwa kondisi hunian yang kotor dan berantakan dapat mengganggu perasaan seseorang dan kemampuannya berinteraksi dengan orang lain. Seseorang yang telah terikat dengan sesuatu, ketika menemukannya dalam keadaan yang tidak sebagaimana mestinya akan merusak pikiran dan perasaan seseorang. Sebuah penelitian dalam jurnal Personality and Social Psychology Bulletin tahun 2010 menunjukkan bahwa seseorang yang menggambarkan lingkungannya sebagai tempat yang kotor dan berantakan memiliki kadar kortison (hormon stress primer) yang lebih tinggi, hal tersebut menyebabkan seseorang menjadi mudah stres, cemas hingga depresi. Sebaiknya, seorang yang menggambarkan lingkungan yang bersih dan rapi memiliki kadar kortisol yang rendah, sehingga memiliki perasaan yang lebih tenang. Dari hasil penelitian yang dilakukan, banyak menghabiskan waktu pada lingkungan dengan banyak ruang terbuka hijau membantu untuk menurunkan tingkat kecemasan dan juga depresi.
Lingkungan Sehat Lebih Nyaman untuk Ditinggali
Lingkungan yang bersih akan terkesan lebih rapi dan enak dipandang. Lingkungan yang bersih juga mampu menjauhkan dari beberapa hal yang membuat kurang nyaman misalnya bau busuk dari sampah yang menumpuk. Tidak hanya itu, orang lain pun tidak akan enggan untuk berkunjung. Mereka menilai lingkungan kalian yang begitu asri dan rapi, serta nyaman untuk ditinggali.
Di indonesia telah terdapat banyak sekali sampah yang terbuang secara sembarang sehingga sungai-sungai di indonesia tercemar. Menurut laporan KLHK, sekitar 82% dari sungai-sungai di Indonesia tercemar dalam tingkat sedang hingga berat. Data pada tahun 2019 menunjukkan bahwa dari 105 sungai yang dipantau, 68% dalam kondisi tercemar berat, sementara hanya 2% yang masih dalam kondisi baik dan Indonesia juga menghasilkan sekitar 67,8 juta ton sampah per tahun menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Sebagian besar sampah ini berasal dari rumah tangga, yang mencakup sekitar 60% dari total produksi sampah. Dalam mengetahui hal tersebut, tindakan harus segera diambil agar kita dapat mencegah tercemarnya lingkungan kita yang dapat menyebabkan penyakit. Prinsip mutlak yang harus dilakukan oleh setiap orang, rumah tangga, industri dan semua pihak adalah mengurangi pencemaran lingkungan(Anies, 2005). Maka dari itu upaya apa yang bisa kita lakukan untuk membersihkan lingkungan kita? Kita mulai dengan membersihkan lingkungan yang berada di sekitar kita yaitu lingkungan rumah kita.
Pertama yang kita dapat lakukan untuk membersihkan lingkungan kita adalah membuang sampah pada tempatnya. Membuang sampah secara sembarangan dapat berakibat menyumbat saluran air yang pada akhirnya akan menyebabkan genangan air yang mengakibatkan banjir ,seperti saat musim hujan seperti sekarang ini. Dengan membuang sampah di tempat yang seharusnya, akan meminimalisir terjadinya penumpukan sampah dan penyumbatan saluran air akibat endapan sampah. Selain itu kita juga perlu memisahkan sampah organik dan anorganik agar lingkungan kita dapat teratur dan tertata dengan rapi.
Selanjutnya kita dapat menyapu dan mengepel lantai secara teratur. Cara ini bisa kita lakukan dengan mudah dan merupakan cara yang cukup efektif untuk menjaga lingkungan tempat kita tinggal. Menyapu dan mengepel lantai secara teratur akan membuat rumah terhindar dari bau yang tidak sedap dan semacamnya. Cukup dengan sapu, kain pel dan pengharum lantai, kita bisa menjadikan rumah menjadi tempat yang bersih, harum dan enak dipandang mata.
Terakhir kita dapat membuang barang yang sudah tidak terpakai. tidak baik menimbun atau menumpuk barang yang sudah tidak terpakai. Hal tersebut hanya akan membuat isi rumah terkesan penuh dan kotor. Maka dari itu, lakukan kegiatan bersih-bersih secara rutin serta memisahkan barang-barang yang sudah tidak berguna atau tidak memiliki nilai guna. Jika memungkinkan, akan jauh lebih bagus mendaur ulang barang-barang tersebut menjadi barang yang memiliki nilai guna. Cara-cara tersebut bisa anda lakukan secara rutin untuk menjaga kebersihan rumah anda. Mulai dari kebersihan lingkungan kitalah yang akan menentukan dampak yang besar kepada masa kedepannya.
Sumber Rujukan:
Kes, Anies M. 2015. Penyakit Berbasis Lingkungan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Bagian Pengembangan dan Kemitraan RSUD Kabupaten Nunukan. Pentingnya menjaga lingkungan untuk kesehatan.
https://rsud.nunukankab.go.id/detailpost/pentingnya-menjaga-lingkungan-untuk-kesehatan. Di unduh pada tanggal 11 Agustus 2024, pukul 16.37.
KLHK. Pengelolaan sampah.
https://ppid.menlhk.go.id/berita/siaran-pers/5294/klhk-indonesia-memasuki-era-baru-pengelolaan-sampah. Di unduh pada tanggal 11 Agustus 2024, pukul 16.55.
DLH Kota Semarang. Cara Menjaga Kebersihan di Sekitar Rumah Tinggal.
https://dlh.semarangkota.go.id/cara-menjaga-kebersihan-di-sekitar-rumah-tinggal/. Di unduh pada tanggal 11 Agustus 2024, pukul 17.04.



Komentar
Posting Komentar